Postingan

Ini Beberapa Kesalahan yang Terjadi Sering Saat Acara Halal bi Halal

Gambar
Ketika hari raya biasanya kita selalu melakukan halal bihalal. Di mana antara satu orang dengan orang lainnya, salam-salaman, saling maaf memaafkan. Sehingga, jalinan silaturahim dapat semakin erat. Meski begitu, tak sedikit orang yang melakukan pelanggaran syariah dalam halal bihalal. Pelanggaran apa sajakah itu? 1. Mengakhirkan permintaan maaf hingga datangnya Idul Fitri Ketika melakukan kesalahan atau kezhaliman pada orang lain, sebagian orang menunggu Idul Fitri untuk meminta maaf. Seperti disebutkan dalam ungkapan yang terkenal “urusan maaf memaafkan adalah urusan hari lebaran.” Dan jadilah “mohon maaf lahir batin” ucapan yang “wajib” pada hari Raya Idul Fitri. Padahal belum tentu kita akan hidup sampai Idul Fitri. Dan kita diperintahkan untuk segera menghalalkan kezhaliman yang kita lakukan. Sebagaimana keterangan hadis dari Abu Hurairah bahwasanya Rasulullah bersabda, “Barangsiapa melakukan kezhaliman kepada saudaranya, hendaklah meminta dihalalkan (dimaafkan) da...

Bayangan Siksa Kubur Muncul Saat Jalani Pengobatan

Gambar
Pernah melihat  Magnetic Resonance Imaging  (MRI)? Bagi yang belum tahu, MRI merupakan sebuah alat yang menggunakan medan magnet yang besar dan gelombang frekuensi radio untuk mengetahui kondisi penyakit pasien secara terperinci. Dengan menggunakan MRI, dokter tak perlu melakukan pembedahan dan menggunakan sinar X atau bahan radioaktif untuk mencari tahu penyakit dengan pasti. Meski begitu, menjalani proses pemeriksaan menggunakan MRI ini seperti mimpi buruk bagi sebagian pasien. Itu karena ruang yang disediakan terlalu sempit dengan suara-suara menyeramkan di dalamnya. Pasien akan mendengar suara atau bunyi seolah-olah di sebuah pengeboran, kadang-kadang bahkan terdengar seperti reruntuhan di dalam gua. Orang yang mengalami masalah klaustrofobia atau ketakutan berada di ruang sempit akan menyulitkan proses MRI ini. Pengalaman pria Malaysia, Muhammad Bin Zolkifli, yang menjalani proses MRI baru-baru ini membuat dia belajar ...

Ini 4 Tanda Baligh Dalam Islam

Gambar
Baligh adalah kondisi di mana seseorang sudah bisa dikatakan mencapai kedewasaan. Setelah masa balig inilah, seseorang mendapatkan kewajiban-kewajiban yang sebelumnya belum mereka dapatkan. Berikut ini terdapat 4empattanda balig yang dikutip dari  konsultasisyariah.com  dan disebutkan ulama fikih: 1. Keluarnya Mani Karena Mimpi Basah Ini merupakan tanda yang paling pokok. Dalilnya, “Pena catatan amal diangkat (tidak ditulis) dari 3 orang: …, anak kecil sampai dia bermimpi.” 2. Tumbuhnya Bulu Kemaluan Dalilnya, peristiwa pembantaian orang Yahudi Bani Quradzah, yang berkhianat ketika Perang Khandaq. Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam memutuskan–melalui Sa’d bin Mu’adz–bahwa lelaki yang telah tumbuh bulu kemaluannya, dibunuh. 3. Berusia 15 Tahun Dalilnya, Ibnu Umar pernah mendaftar untuk ikut Perang Badr, namun Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam menolaknya karena usianya belum genap 15 tahun. 4. Keluar Darah Haid, Bagi Wanita Sumber:  islampos.com There...

Takut Adzan, Kok Setan Kentut?

Gambar
Rasulullah mengabarkan ketika suara adzan dikumandangkan setan dari golongan jin lari ketakutan. Setan benci sekali dengan adzan. Adzan sangat menyakitinya. Kalau bisa dia akan bungkam itu muadzin. Karena tidak bisa maka dialah yang lari menjauh hingga tidak terdengar adzan, bahkan dia saingi suara adzan dengan suara kentut, agar telinganya tidak mendengar adzan. Itulah sejatinya setan. Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda: إِذَا نُودِيَ لِلصَّلَاةِ أَدْبَرَ الشَّيْطَانُ وَلَهُ ضُرَاطٌ حَتَّى لَا يَسْمَعَ التَّأْذِينَ “Apabila panggilan shalat (adzan) dikumandangkan maka setan akan lari sambil kentut hingga dia tidak mendengarkan adzan lagi” (HR. Al Bukhari dan Muslim) Lalu mengapa setan begitu takut dengan suara adzan seolah melebihi ketakutannya pada ayat-ayat Al Qur’an secara umum? Setan lari mendengar suara adzan karena adzan berisi kalimat tauhid dan syiar-syiar Islam. Setan juga putus asa dalam menggoda seseorang ketika terdengar pernyataan tauhid ...

Minal Aidin wal Faizin atau Taqobbalallahu Minna Waminkum? Ini Ucapan Selamat Idul Fitri yang Benar

Gambar
Bulan Ramadhan sebentar lagi akan berakhir dan datang bulan Syawal. Itu artinya Hari Raya Idul Fitri juga akan datang sebentar lagi. Umat muslim selalu menyambut datangnya Idul Fitri ini dengan suka cita setelah sebulan menjalankan puasa. Memberika ucapan ketika Idul Fitri sepertinya sudah menjadi kebiasaan umat muslim, khususnya di Indonesia. Di Indonesia sendiri kita kerap kali memberikan ucapan selamat Idul Fitri dengan kalimat yang berbeda-beda. Ada yang mengucapkan “Minal Aidin wal Faizin” sementara yang lainnya menyebut “Taqobbalallahu Minna Waminkum”. Bagaimana sebaiknya memberi ucapan selamat Idul Fitri? Apakah dua kalimat itu benar? Lantas bagaimana hukum mengucapkan selamat Idul Fitri? Sebelum membahas apakah sebaiknya mengucapkan Minal Aidin wal Faizin” atau “Taqobbalallahu Minna Waminkum”, TribunStyle akan memberikan penjelasan tentang hukum mengucapkan selamat hari raya Idul Fitri. Sebenarnya, ucapan selamat Idul Fitri itu tidak dicontohkan dan tidak d...

Hukum Mengucapkan Selamat Hari Raya

Gambar
Pertanyaan: Apa hukum mengucapakan selamat idul fitri? Bagaimanakah hukum saling berjabat tangan dan berpelukan setelah shalat ied? Jawaban: Alhamdulillah, Terdapat riwayat yang datang dari para sahabat  radhiyallahu’anhum bahwasanya mereka saling mengucapkan selamat di hari raya dengan ucapan,  تقبل الله منا ومنكم  “ Taqabbalallahu minna wa minkum ” (Semoga Allah menerima (amalan) dari kami dan darimu sekalian). Dari Jubair bin Nufair, ia berkata, “ Dahulu para sahabat Nabi shalallahu’alaihi wa sallam mengucapkan ‘Taqabbalallahu minna wa minkum’ ketika saling bertemu di hari Idul Fitri. ” Al-Hafidz (Ibnu Hajar) berkata tentang riwayat ini, “Sanadnya hasan.” Imam Ahmad  rahimahullah  berkata, “Tidak mengapa hukumnya bila seseorang mengucapkan kepada saudaranya saat Idul Fitri, ‘ Taqobbalallahu minna wa minkum ’.” Demikian yang dinukil Ibnu Qudamah dalam  Al-Mughni . Syaikhul Islam Ibnu Taimiyyah  rahimahullah  pernah ditanya, “Apa hu...

Bagi Wanita, Lebih Utama Mana Ikut Sholat Ied Atau Diam di Rumah Saja?

Gambar
Pertanyaan: Mana yang lebih afdhal bagi wanita, ikut shalat Id ataukah diam di rumah? Jawaban: Yang lebih afdhal adalah ikut keluar untuk shalat Id. Karena Nabi  Shallallahu’alaihi Wasallam memerintahkan para wanita untuk keluar untuk shalat Id. Bahkan beliau juga memerintahkan keluar shalat Id pada  ‘awatiq  dan  dzawatul khudur , yaitu para wanita yang biasanya tidak banyak keluar. Terkecuali wanita yang sedang haid, Nabi  Shallallahu’alaihi Wasallam  memerintahkan wanita haid untuk keluar namun memisahkan diri dari lapangan tempat shalat. Jadi wanita haid itu tetap diperintahkan keluar bersama wanita lain untuk shalat Id, namun mereka tidak memasuki bagian lapangan tempat shalat. Hal ini dikarenakan lapangan tempat shalat Id adalah masjid, dan masjid itu tidak boleh dimasuki oleh wanita haid lalu berdiam di dalamnya. Yang dibolehkan hanya sekedar lewat saja misalnya, atau sekedar ada keperluan sebentar di sana. Namun...